Berita Kilau Indonesia

Informasi terbaru mengenai program kami dan kegiatan sosial yang kami lakukan untuk masyarakat.

Usaha yang Dulu Padam, Kini Nyala Lagi Berkat Kemitraan Berkelanjutan: KILAU, YBM PLN

  • Kilau Indonesia

<p class="ql-align-justify">jkfkafkKilau Indonesia bersama YBM PLN UP3 Sumedang menyalurkan Bantuan Modal Usaha melalui Program Pemberdayaan Ekonomi untuk Bapak Dasep. Penyaluran dilakukan langsung di lokasi Pemeliharaan Ayam DOC milik Pak Dasep, didampingi Kepala Kilau Indonesia Cabang Sumedang Doni Zohar, serta dua orang relawan. (6/2)</p><p class="ql-align-justify"><br></p><p class="ql-align-justify">Tetapi bagi keluarga Pak Dasep, bantuan ini bukan sekadar kegiatan serah terima yang selesai dalam waktu satu jam. Siang itu, bantuan terasa seperti pintu yang kembali terbuka, setelah sekian lama mereka belajar bertahan dengan pintu yang setengah tertutup.</p><p class="ql-align-justify"><br></p><p class="ql-align-justify">Di rumah itulah Ainiya tinggal. Seorang anak dengan cerebral palsy, yang pengobatannya didampingi Kilau Indonesia hingga memasuki tahun kedelapan pada 2026. Delapan tahun adalah waktu yang panjang, bukan hanya untuk mencatat proses, tetapi juga untuk menyaksikan bagaimana sebuah keluarga terus berjuang agar harapan tidak pernah padam.</p><p class="ql-align-justify"><br></p><p class="ql-align-justify">Di balik nama Ainiya, ada ayah yang waktunya tidak lagi sepenuhnya milik dirinya sendiri. Ada perjalanan yang berulang, bolak balik menuju rumah sakit, menunggu, menahan lelah, menahan cemas, lalu pulang dengan tubuh yang ingin rebah, tetapi hidup tetap menuntut berjalan. Dan ketika hari-hari dipenuhi rute pengobatan, ada hal lain yang ikut pelan-pelan tertinggal, yakni usaha.</p><p class="ql-align-justify"><br></p><p class="ql-align-justify">Dulu usaha ternak ayam Pak Dasep, Pemeliharaan Ayam DOC, berjalan lancar. Ia menjadi penyangga rumah, menjadi alasan untuk tetap percaya bahwa keluarga bisa hidup dengan cara yang bermartabat. Namun seiring waktu, usaha itu menyusut. Modal menipis. Fokus Pak Dasep terbagi karena pengobatan Ainiya tidak bisa ditunda. Sampai pada satu masa, usahanya pernah benar-benar berhenti. Bukan karena tidak mau berjuang, tetapi karena tenaga dan waktu terpotong oleh keadaan.</p><p class="ql-align-justify"><br></p><p class="ql-align-justify">Ketika usaha berhenti, Pak Dasep tidak punya pilihan selain menjadi pekerja serabutan. Upahnya tidak pasti. Ada hari yang cukup, ada hari yang menggantung. Tetapi di keluarga ini, menggantung bukan alasan untuk menyerah. Karena bagi seorang ayah, pulang tanpa kepastian tetap harus membawa ketenangan untuk orang-orang di rumah.</p><p class="ql-align-justify"><br></p><p class="ql-align-justify">Di titik inilah Program Pemberdayaan Ekonomi menjadi bagian yang tidak bisa dipisahkan dari pendampingan pasien. Karena kesehatan bukan hanya urusan obat dan jadwal kontrol. Kesehatan keluarga juga ditopang oleh ekonomi yang kuat, agar rumah tetap berdiri sebagai tempat pulang, bukan tempat kekhawatiran.</p><p class="ql-align-justify"><br></p><p class="ql-align-justify">Sebelum penyaluran dilakukan, tim Kilau Indonesia memulai dengan asesmen data penerima manfaat. Kebutuhan Pak Dasep dipetakan, disesuaikan dengan kondisi usaha Pemeliharaan Ayam DOC, agar bantuan benar-benar tepat sasaran. Tahap ini juga menjadi bagian penting dari transparansi, agar mitra kerja sama mengetahui detail bantuan dan pelaporan pertanggungjawabannya jelas.</p><p class="ql-align-justify"><br></p><p class="ql-align-justify">Kepala Kilau Indonesia Cabang Sumedang, Doni Zohar, menjelaskan bahwa prosesnya berjalan bertahap, dari serah terima dana hingga pemetaan kebutuhan usaha.</p><p class="ql-align-justify"><br></p><p class="ql-align-justify">“<em>Bantuan ini merupakan kerja sama Kilau Indonesia dengan YBM PLN UP3 Sumedang. Ini sangat luar biasa, karena Program Pemberdayaan Ekonomi bisa berjalan berkat program kemitraan ini. Bantuan serah terimanya itu diberikan tunai langsung di kantor YBM PLN UP3 Sumedang pada 26 Januari 2026 dan diterima langsung oleh Pak Dasep dan isterinya. Lalu lanjut kami list kebutuhan untuk usaha Ayam DOC Pak Dasep, mana saja yang harus dipenuhi, yang harus dibenahi. Kami melakukan ini agar pelaporan pertanggung jawaban juga transparan kepada mitra, dan begitu juga dengan kebutuhan usaha yang dipenuhi secara tepat</em>,” ujarnya.</p><p class="ql-align-justify"><br></p><p class="ql-align-justify">Jumat siang itu, tim Kilau Indonesia berangkat dari kantor menuju lokasi usaha Pak Dasep yang ada di Kabupaten Sumedang. Perjalanan sekitar 40 menit. Penyaluran berlangsung kurang lebih satu jam. Sebuah durasi yang mungkin terlihat singkat di atas kertas, tetapi bisa bermakna panjang bagi sebuah keluarga yang telah melewati banyak hari berat.</p><p class="ql-align-justify"><br></p><p class="ql-align-justify">Di hadapan tim, Pak Dasep menyampaikan syukurnya dengan sederhana. Tidak berlebihan, tidak dibuat buat. “<em>Dia sangat bersyukur, kalau Kilau Indonesia tidak hanya membantu anaknya Ainiya, tapi juga sampai membantu ekonomi keluarganya</em>.”</p><p class="ql-align-justify"><br></p><p class="ql-align-justify">Kalimat itu terdengar pendek, tetapi menyimpan cerita panjang. Tentang seorang ayah yang tidak pernah berhenti berdoa agar anaknya kuat. Tentang seorang keluarga yang selama ini menambal hari hari dengan usaha dan kesabaran. Tentang sebuah usaha yang dulu nyaris padam, kini mendapat kesempatan untuk menyala lagi.</p><p class="ql-align-justify"><br></p><p class="ql-align-justify">Kilau Indonesia berharap Bantuan Modal Usaha ini dapat membantu Pak Dasep membenahi dan menghidupkan kembali Pemeliharaan Ayam DOC, sehingga ekonomi keluarga lebih stabil dan pendampingan kesehatan Ainiya dapat terus berjalan dengan dukungan yang lebih kuat. Melalui kemitraan bersama YBM PLN UP3 Sumedang, Kilau Indonesia berkomitmen menghadirkan pendampingan yang utuh, berkelanjutan, dan menyentuh akar kebutuhan keluarga dampingan.</p>