Berita Kilau Indonesia

Informasi terbaru mengenai program kami dan kegiatan sosial yang kami lakukan untuk masyarakat.

gigi berlubang tak selalu sakit, tapi kerusakannya bisa berlanjut

  • Kilau Indonesia

<p class="ql-align-justify"><em>Gigi berlubang</em> atau <em>karies </em>merupakan salah satu masalah kesehatan gigi yang cukup umum. Kondisi ini terjadi ketika lapisan gigi mengalami kerusakan akibat proses yang melibatkan bakteri dan <em>asam</em> dari <em>plak</em>. Pada awalnya, gigi berlubang belum tentu menimbulkan rasa sakit sehingga sering dianggap bukan masalah yang perlu segera diperiksa.</p><p class="ql-align-justify"><br></p><p class="ql-align-justify">Padahal, kerusakan pada gigi dapat terus berkembang. Ketika lubang masih kecil dan hanya mengenai lapisan terluar gigi, seseorang mungkin belum merasakan keluhan apa pun. Namun, jika tidak ditangani, kerusakan dapat semakin dalam hingga mencapai bagian gigi yang lebih sensitif. Pada tahap tersebut, keluhan seperti gigi ngilu, sensitif terhadap makanan atau minuman panas dan dingin, hingga sakit gigi dapat mulai muncul.</p><p class="ql-align-justify"><br></p><p class="ql-align-justify">Salah satu faktor yang berperan dalam terbentuknya gigi berlubang adalah plak yang menumpuk di permukaan gigi. Bakteri di dalam plak dapat mengolah gula dari makanan dan minuman menjadi asam. Jika kondisi tersebut berlangsung berulang kali dan kebersihan gigi tidak terjaga, permukaan gigi dapat mengalami kerusakan secara bertahap.</p><p class="ql-align-justify"><br></p><p class="ql-align-justify">Karena itu, mencegah gigi berlubang tidak hanya dilakukan ketika rasa sakit sudah muncul. Menyikat gigi dua kali sehari dengan pasta gigi berfluoride, membersihkan sela-sela gigi, mengurangi konsumsi makanan dan minuman tinggi gula, serta melakukan pemeriksaan gigi secara berkala dapat membantu menjaga kesehatan gigi.</p><p class="ql-align-justify"><br></p><p class="ql-align-justify">Pembahasan mengenai pentingnya pemeriksaan gigi tersebut menjadi bagian dari layanan <strong>Aksi Berbagi Sehat Kilau Indonesia</strong> di <strong>Posyandu Pelangi 6, Lingkungan Gending</strong>, <strong>Rabu, 19 Agustus 2026</strong>. Bekerja sama dengan <strong>UPTD Puskesmas Sumedang Selatan</strong> dan <strong>UNSAP</strong>, kegiatan ini diikuti <strong>77 penerima manfaat</strong>, dengan salah satu layanan berupa pemeriksaan gigi dan mulut.</p><p class="ql-align-justify"><br></p><p class="ql-align-justify">Selain pemeriksaan gigi, peserta juga memperoleh pemeriksaan fisik, <em>mata</em>, <em>gula darah</em>, <em>asam urat</em>,<em> konsultasi kesehatan</em>, dan pemberian obat. Pemeriksaan tersebut menjadi kesempatan bagi masyarakat untuk mengetahui kondisi kesehatan sebelum keluhan berkembang menjadi lebih berat.</p><p class="ql-align-justify"><br></p><p class="ql-align-justify">Pada akhirnya, menunggu sakit bukan satu-satunya alasan untuk memeriksakan gigi. Lubang kecil yang tidak terasa hari ini bisa berkembang menjadi masalah yang lebih besar jika dibiarkan. Jadi, apakah gigi yang terlihat baik-baik saja benar-benar sudah bebas dari lubang?</p>