PT Dekatama Centra dan UPTD Puskesmas Panghegar Hadirkan Aksi Kesehatan, Antropometri Jadi Langkah Kenali Kondisi Tubuh
<p class="ql-align-justify">Banyak orang lebih sering memperhatikan angka di timbangan daripada kondisi tubuh secara keseluruhan. Padahal, mengenali kesehatan tidak cukup hanya dengan mengetahui berat badan. <strong>Antropometri</strong> menjadi salah satu cara untuk melihat gambaran kondisi tubuh melalui pengukuran seperti berat badan, tinggi badan, hingga indikator lain yang membantu menilai status gizi seseorang.</p><p class="ql-align-justify"><br></p><p class="ql-align-justify">Hasil pengukuran antropometri dapat menjadi langkah awal untuk mengetahui apakah kondisi tubuh sudah sesuai dengan kebutuhan masing-masing. Dari data tersebut, seseorang bisa lebih memahami kondisi fisiknya sekaligus mendapat gambaran mengenai kebiasaan yang perlu dipertahankan atau mulai diperbaiki.</p><p class="ql-align-justify"><br></p><p class="ql-align-justify">Bagi pekerja yang menjalani aktivitas setiap hari, mengenali kondisi tubuh juga menjadi bagian penting dalam menjaga kesehatan. Rutinitas yang padat sering membuat perubahan pada tubuh luput disadari, sehingga pemeriksaan sederhana seperti antropometri dapat membantu memberikan informasi yang lebih jelas mengenai kondisi fisik saat ini.</p><p class="ql-align-justify"><br></p><p class="ql-align-justify"><em>Manfaat antropometri juga tidak berdiri sendiri</em>. Ketika dipadukan dengan pemeriksaan tekanan darah, gula darah, kolesterol, hingga konsultasi dokter, hasilnya dapat menjadi bekal bagi seseorang untuk memahami kesehatannya secara lebih menyeluruh. Dengan begitu, langkah menjaga kesehatan bisa dimulai dari mengenali kondisi tubuh terlebih dahulu.</p><p class="ql-align-justify"><br></p><p class="ql-align-justify">Hal tersebut menjadi salah satu manfaat yang dihadirkan pada hari kedua <strong>Aksi Berbagi Sehat</strong> yang berlangsung pada <strong>Kamis (24/9/2026) </strong>di <strong>PT Dekatama Centra, Jalan Gempol No.8, Cipadun Kulon, Kecamatan Panyileukan, Kota Bandung</strong>. Kegiatan yang diselenggarakan <strong>Kilau Indonesia</strong> bersama <strong>Dinas Kesehatan Kota Bandung</strong> melalui <strong>UPTD Puskesmas Panghegar</strong> ini didukung <strong>Timkes Universitas Bhakti Kencana, Prodia, dan Poltekkes Kemenkes</strong>.</p><p class="ql-align-justify"><br></p><p class="ql-align-justify">Sebanyak <strong>79 karyawan PT Dekatama Centra</strong> menerima layanan pemeriksaan tekanan darah, antropometri, pemeriksaan mata, gigi dan mulut, cek gula darah, <strong>cek kolesterol bagi peserta berusia di atas 40 tahun</strong>, <em>SADANIS</em>, <em>IVA Test</em>, <em>Pap Smear</em>, serta konsultasi dokter.</p><p class="ql-align-justify"><br></p><p class="ql-align-justify"><strong>Kalau mengenali kondisi tubuh bisa dimulai dari pengukuran sederhana seperti antropometri, kapan terakhir kali kita benar-benar melihat kesehatan kita lebih dari sekadar angka di timbangan?</strong></p>