Dinkes Majalengka Tunjukkan Komitmen Dukung Pelayanan Kesehatan KILAU
Majalengka, 23 Mei 2025 – Komitmen untuk memperluas akses layanan kesehatan dasar terus diwujudkan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Majalengka melalui kolaborasi strategis bersama Kilau Indonesia. Dalam rangka mendukung program Berbagi Sehat, Dinas Kesehatan bersama Kantor Cabang Pembantu (KCP) Kilau Majalengka menggelar pemeriksaan kesehatan gratis yang ditujukan khusus bagi para pegawai di lingkungan Dinkes Majalengka.
Kegiatan berlangsung pada Jum’at, 23 Mei 2025, dan menyasar 69 pegawai yang berpartisipasi aktif dalam serangkaian layanan pemeriksaan kesehatan. Layanan yang diberikan meliputi Mini Medical Check-Up (MCU) seperti pengukuran berat badan (BB), tinggi badan (TB), tekanan darah (tensi), pemeriksaan gula darah sewaktu (GDS), asam urat, kolesterol, serta skrining kesehatan mata. Semua pelayanan ini diberikan secara gratis dan didampingi oleh tim medis dari Kilau Indonesia dan tenaga kesehatan setempat.
Program ini menjadi langkah konkret Dinkes Majalengka dalam mendorong budaya deteksi dini penyakit tidak menular di kalangan aparatur sipil negara. Penyakit seperti diabetes, hipertensi, dan gangguan metabolik lainnya kerap berkembang tanpa gejala yang jelas, sehingga pemeriksaan rutin menjadi kunci untuk pencegahan sejak dini.
Dengan menjadikan pegawai Dinas Kesehatan sebagai peserta awal, diharapkan pesan penting tentang kesadaran menjaga kesehatan diri sendiri dapat menyebar luas ke lingkungan kerja maupun masyarakat umum.
Kegiatan ini juga memperkuat sinergi antara lembaga kemanusiaan dan instansi pemerintah daerah dalam membangun sistem layanan kesehatan yang lebih inklusif. Kilau Indonesia, sebagai mitra pelaksana, menyampaikan bahwa program Berbagi Sehat tidak hanya menyasar masyarakat umum, tetapi juga para pelayan publik yang selama ini menjadi garda depan dalam pelayanan kesehatan.
Diharapkan, kolaborasi serupa dapat terus diperluas ke berbagai instansi lainnya di Kabupaten Majalengka untuk mendukung terwujudnya masyarakat yang lebih sehat, sadar gizi, dan tanggap terhadap risiko kesehatan sejak dini.