Berita Kilau Indonesia

Informasi terbaru mengenai program kami dan kegiatan sosial yang kami lakukan untuk masyarakat.

STIKes Indramayu Edukasi Kesehatan Seksual Anak, Kilau Gelar CKG

  • Kilau Indonesia

<h1><strong>Orang Tua Dapat Edukasi Kesehatan Seksual Anak Usia Dini, Dilanjutkan Skrining Kesehatan</strong></h1><p><br></p><p><strong>INDRAMAYU</strong> – Para orang tua dan wali murid TK PUI 1 Dermayu, Desa Dermayu, Kabupaten Indramayu, mendapatkan edukasi mengenai kesehatan seksual pada anak usia dini, Selasa (30/9/2025). Melalui kegiatan tersebut, orang tua dibekali pemahaman mengenai cara mengenalkan tubuh, batasan pribadi, privasi, serta perlindungan diri kepada anak dengan bahasa yang sesuai usia.</p><p>Kegiatan bertajuk <strong>Edukasi Kesehatan </strong><a href="https://www.instagram.com/reel/DeQpZmAPwJR/?utm_source=ig_web_copy_link&amp;cplk=MzRlODBiNWFlZA==&amp;srtk=MzRlODBiNWFlZA==" target="_blank"><strong>Seksual</strong></a><strong> pada Anak Usia Dini</strong> tersebut menjadi bagian dari rangkaian <strong>kolaborasi Kilau Indonesia bersama STIKes Indramayu</strong>.</p><p><br></p><p><img style="max-width:100%; height:auto;" src="/storage/uploads/1792385813.jpeg"></p><p><br></p><p>Materi disampaikan oleh <strong>Amalia Rizqi Sholihah, S.Kep., Ns., M.Kep.</strong>, Dosen Program Studi Sarjana Keperawatan STIKes Indramayu. Dalam penyampaiannya, orang tua diajak memahami bahwa <a href="https://www.instagram.com/kilauonline/" target="_blank">edukasi</a> kesehatan seksual dapat diberikan sejak dini secara sederhana dan disesuaikan dengan tahapan perkembangan anak.</p><p><br></p><p>Edukasi tersebut bukan dimaksudkan untuk mengenalkan aktivitas seksual kepada anak. Fokusnya adalah membantu anak mengenali tubuhnya, memahami bagian tubuh yang bersifat pribadi, mengetahui batasan sentuhan, serta memiliki keberanian untuk melindungi dirinya ketika berada dalam situasi yang membuatnya tidak nyaman.</p><h2><br></h2><h2><strong>Edukasi Dimulai dari Keluarga</strong></h2><p>Keluarga menjadi lingkungan pertama bagi anak dalam mengenal tubuh, privasi, dan batasan pribadi. Karena itu, komunikasi antara orang tua dan anak menjadi bagian penting dalam memberikan pemahaman sejak dini.</p><p><br></p><p>Orang tua dapat mengenalkan nama bagian tubuh dengan istilah yang tepat dan mudah dipahami anak, menjelaskan bagian tubuh yang bersifat pribadi, serta mengajarkan bahwa anak memiliki hak untuk menolak sentuhan yang membuatnya merasa tidak nyaman.</p><p><br></p><p>Anak juga perlu dibiasakan untuk berani mengatakan “tidak”, menjauh dari situasi yang membuatnya takut atau tidak nyaman, serta segera menceritakan pengalaman tersebut kepada orang tua maupun orang dewasa yang dipercaya.</p><p><br></p><p>Komunikasi yang terbuka dapat membantu anak merasa lebih aman untuk bertanya maupun bercerita. Pada saat yang sama, anak juga dapat mulai dikenalkan mengenai pentingnya menghormati privasi dan batas tubuh orang lain.</p><p><br></p><p>Salah seorang wali murid, <strong>Ernawati</strong>, menilai kegiatan tersebut membantu orang tua memahami cara menyampaikan materi yang cukup sensitif kepada anak dengan bahasa yang lebih mudah diterima.</p><p><br></p><blockquote>“Dengan adanya penyuluhan ini, kami sebagai orang tua jadi lebih memahami bagaimana memberikan istilah atau bahasa yang lebih halus kepada anak-anak kami saat menjelaskan mengenai bagian tubuh dan hal-hal yang perlu mereka jaga,” ujar Ernawati.</blockquote><p><br></p><p>Menurut Ernawati, pemilihan bahasa yang tepat dapat membantu orang tua menyampaikan pesan kepada anak dengan lebih nyaman tanpa menimbulkan rasa takut, malu, maupun kebingungan.</p><h2><br></h2><h2><strong>Dilanjutkan Aksi Berbagi Sehat</strong></h2><p>Usai mengikuti kegiatan edukasi, para orang tua dan wali murid melanjutkan rangkaian kegiatan melalui <strong>Aksi </strong><a href="https://www.tiktok.com/@kilauonline" target="_blank"><strong>Berbagi</strong></a><strong> Sehat</strong> yang <strong>diselenggarakan Kilau Indonesia bersama STIKes Indramayu</strong>.</p><p>Sebanyak <strong>15 orang</strong> mendapatkan manfaat berupa pemeriksaan kesehatan, konsultasi kesehatan, serta pengobatan sesuai hasil pemeriksaan dan kebutuhan masing-masing peserta.</p><p><br></p><p><img style="max-width:100%; height:auto;" src="/storage/uploads/1792386079.jpeg"></p><p><br></p><p>Melalui pemeriksaan tersebut, peserta memperoleh kesempatan untuk mengetahui kondisi kesehatannya sekaligus berkonsultasi mengenai keluhan maupun langkah yang dapat dilakukan untuk menjaga kesehatan.</p><p><br></p><p>Pelaksanaan pemeriksaan kesehatan didukung oleh para dosen STIKes Indramayu, yakni <strong>Alvian Pristy Windiramadhan, S.Kep., Ns., M.Kep.; Dedeh Husnaniyah, S.Kep., Ns., M.Kep.; Rd Gita Mujahidah, S.Kep., Ns., M.Kep.; serta Amalia Rizqi Sholihah, S.Kep., Ns., M.Kep.</strong></p><p><br></p><p>Amalia menjelaskan bahwa kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari program kemitraan yang telah berjalan antara <a href="https://home.kilauindonesia.org/berita/STIKes-Indramayu-Edukasi-Kesehatan-Seksual-Anak,-Kilau-Gelar-CKG" target="_blank">STIKes</a> Indramayu dan Kilau Indonesia, khususnya bersama Program Studi Sarjana Keperawatan.</p><p><br></p><blockquote>“Ini merupakan program kemitraan antara STIKes Indramayu dan Kilau Indonesia sebagai mitra yang sudah bekerja sama, khususnya di Prodi Sarjana Keperawatan,” ujar Amalia.</blockquote><p><br></p><p><img style="max-width:100%; height:auto;" src="/storage/uploads/1792386139.jpeg"></p><p><br></p><p>Melalui kolaborasi tersebut, kegiatan tidak hanya memberikan pemahaman kepada orang tua mengenai kesehatan seksual dan perlindungan diri anak sejak usia dini, tetapi juga memberikan akses pemeriksaan serta konsultasi kesehatan bagi para peserta.</p>