Skrining Kejiwaan, Pentingkah Dilakukan Sejak Dini
Pernahkah kita merasa tubuh sehat, tetapi pikiran justru terasa penuh, cemas, dan lelah? Atau melihat seseorang tampak baik-baik saja, padahal sebenarnya sedang menyimpan beban berat? Di sinilah pentingnya kita memahami bahwa kesehatan tidak hanya soal fisik, tetapi juga soal kondisi mental.

Mengapa Skrining Kejiwaan Penting?
Skrining kejiwaan adalah pemeriksaan awal untuk mengenali adanya tanda-tanda gangguan emosional atau psikologis. Skrining ini bukan diagnosis, melainkan langkah deteksi dini agar seseorang bisa segera mendapat perhatian, pendampingan, atau rujukan bila diperlukan.
Masalah kesehatan mental sering tidak terlihat secara langsung. Seseorang bisa tetap beraktivitas, tetapi sebenarnya mengalami kecemasan, kesedihan berkepanjangan, sulit tidur, mudah marah, kehilangan semangat, atau menarik diri dari lingkungan. Jika dibiarkan, kondisi ini dapat mengganggu kehidupan keluarga, pekerjaan, dan kesehatan secara keseluruhan.
Karena itu, skrining kejiwaan penting dilakukan agar masalah dapat dikenali lebih awal. Semakin cepat diketahui, semakin besar peluang seseorang mendapatkan bantuan yang tepat.
Kesehatan Mental Perlu Menjadi Kepedulian Bersama
Kesehatan mental bukan urusan pribadi semata. Keluarga dan lingkungan punya peran besar dalam mengenali perubahan pada seseorang. Saat ada anggota keluarga yang tampak murung, mudah tersinggung, enggan beraktivitas, atau lebih sering menyendiri, kondisi itu perlu disikapi dengan empati, bukan dihakimi.
Edukasi tentang kesehatan mental juga penting untuk mengurangi stigma. Masyarakat perlu memahami bahwa memeriksakan kondisi mental sama wajarnya dengan memeriksa tekanan darah atau gula darah. Menjaga kesehatan jiwa adalah bagian dari menjaga kualitas hidup.

Kilau Menguatkan Kepedulian, Menghadirkan Skrining Kejiwaan untuk Masyarakat
Komitmen menghadirkan layanan kesehatan yang dekat, peduli, dan bermanfaat bagi warga kembali diwujudkan melalui kegiatan Aksi Berbagi Sehat pada Selasa, 9 Juni 2026. Kegiatan ini dilaksanakan oleh Kilau Indonesia bersama Dinas Kesehatan Kota Bandung melalui UPTD Puskesmas Cijerah, di RW 10 Kelurahan Gempolsari, Kecamatan Bandung Kulon, Kota Bandung.
Kegiatan ini didukung oleh UPTD Puskesmas Cijerah, PPNI Kota Bandung, Priangan Medical & Eye Center, serta HIMA Keperawatan Institut Kesehatan Rajawali. Layanan yang diberikan meliputi pemeriksaan antropometri, pemeriksaan gigi dan mulut, pemeriksaan mata, cek tensi dan gula darah, cek kolesterol, cek asam urat, skrining TBC, skrining kejiwaan, dan konsultasi kesehatan dengan dokter. Total penerima manfaat sebanyak 65 orang dari warga RW 10 dan sekitarnya.

Kehadiran skrining kejiwaan dalam kegiatan ini menegaskan bahwa Kilau Indonesia tidak hanya peduli pada kesehatan fisik masyarakat, tetapi juga pada kesehatan jiwa yang sering kali luput dari perhatian. Melalui pendekatan yang dekat dengan warga, Kilau Indonesia terus berupaya menghadirkan layanan kesehatan yang lebih utuh, manusiawi, dan relevan dengan kebutuhan masyarakat.