Berita Kilau Indonesia

Informasi terbaru mengenai program kami dan kegiatan sosial yang kami lakukan untuk masyarakat.

470 Porsi Makanan, Ribuan Alasan untuk Bersyukur

  • Kilau Indonesia

Nggak semua orang memulai hari dengan kondisi yang sama. Ada yang berangkat belajar sambil membawa mimpi-mimpi besarnya, ada yang sejak pagi sudah bekerja demi memenuhi kebutuhan keluarga, dan ada juga yang di usia senja tetap berusaha menjalani hari dengan penuh semangat. Di balik semua aktivitas itu, ada satu kebutuhan sederhana yang sering terlupakan: makan yang cukup agar tubuh tetap kuat menjalani hari.



Saat energi tercukupi, aktivitas pun bisa dijalani dengan lebih maksimal. Anak-anak jadi lebih fokus belajar, pekerja harian tetap memiliki tenaga untuk mencari nafkah, dan para lansia bisa menjalani kesehariannya dengan lebih nyaman. Hal yang mungkin terlihat sederhana bagi sebagian orang, ternyata punya arti yang begitu besar bagi mereka yang hidup di tengah keterbatasan.


Karena itulah, seporsi makanan bukan sekadar tentang mengenyangkan perut. Lebih dari itu, makanan menjadi bekal untuk tetap melangkah, tetap produktif, dan tetap memiliki semangat menjalani hari. Dari hal yang sederhana, harapan untuk terus berjuang pun ikut tumbuh.



Lewat Program Berbagi Makan, pada Jumat, 31 Juli 2026, Kilau Indonesia bersama para Sahabat Baik menyalurkan 470 porsi makanan dan 135 minuman kepada berbagai penerima manfaat di Bandung, Sumedang, dan Indramayu. Bantuan tersebut diterima oleh anak-anak binaan di Shelter Pemberdayaan, jamaah Lohbener Jumat Berbagi, masyarakat lansia dhuafa di Desa Rambatan Kulon, serta para pekerja harian lepas di Kabupaten Sumedang.


Semoga setiap hidangan yang diterima nggak cuma mengenyangkan, tapi juga menjadi tambahan energi untuk terus belajar, bekerja, beribadah, dan menjalani hari dengan penuh semangat. Terima kasih kepada seluruh Sahabat Baik yang telah membersamai langkah kebaikan ini. Semoga setiap porsi yang tersaji menjadi penguat langkah dan penyemangat bagi mereka yang terus berjuang menjalani hari.